Jakarta — Menghadapi dampak darurat akibat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengancam kesehatan masyarakat, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengambil langkah cepat. Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), secara resmi menyerukan aksi kemanusiaan bertajuk “Gerakan Satu Juta Masker” bagi warga di wilayah terdampak.
Seruan ini direspons cepat oleh jajaran pengurus dan kader di tingkat daerah. Bendahara Umum DPP PKB, Bambang Susanto, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, menegaskan bahwa instruksi tersebut langsung diterjemahkan menjadi aksi nyata di lapangan.
“Gerakan satu juta masker dari Gus Muhaimin ini sudah mulai dilakukan oleh PKB di daerah,” ujar Bambang Susanto.
Distribusi Bertahap dan Penanganan Berkelanjutan
Menyadari eskalasi kebutuhan di lapangan, kader-kader PKB di daerah telah bergerak secara masif menyalurkan bantuan masker secara bertahap. Penyaluran disesuaikan langsung dengan tingkat urgensi dan ketersediaan logistik di wilayah yang terpapar kabut asap akibat karhutla.
“Tahap pertama sudah ratusan ribu masker yang kami salurkan, dan akan terus kami lanjutkan secara bertahap,” ungkapnya.
Langkah ini dinilai krusial mengingat ancaman infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat buruknya kualitas udara di daerah terdampak membutuhkan intervensi kesehatan yang cepat dan terukur.
Instruksi Gotong Royong Lintas Wilayah: Solidaritas Tanpa Batas
Dalam arahannya kepada struktur partai, DPP PKB menekankan pentingnya solidaritas kolektif. Seluruh pengurus, baik di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) maupun Dewan Pimpinan Cabang (DPC), diminta menjadikan gerakan ini sebagai panggilan moral untuk terus hadir di tengah masyarakat.
Bambang Susanto secara khusus mengingatkan agar daerah-daerah yang tidak mengalami musibah karhutla tidak bersikap pasif. Prinsip gotong royong harus diwujudkan melalui uluran tangan nyata bagi wilayah lain yang sedang berjuang menghadapi bencana.
“DPW dan DPC yang daerahnya tidak terdampak pun harus ikut membantu. Jangan hanya bergerak ketika daerah sendiri mengalami musibah,” tegas Bambang menekankan pentingnya solidaritas horizontal antarwilayah.
Politik Kehadiran: Kerja Nyata untuk Rakyat
Melalui aksi kemanusiaan ini, PKB kembali menegaskan komitmen politik kerakyatan yang berorientasi pada kerja nyata dan keberlanjutan bantuan, bukan sekadar retorika musiman.
“Prinsipnya, PKB harus terus hadir. Selama masyarakat masih membutuhkan bantuan, selama itu pula kita harus berusaha membantu. Inilah gotong royong yang diajarkan Gus Muhaimin dan harus menjadi semangat seluruh kader PKB,” pungkasnya.










Komentar