oleh

Konsolidasi Politik Demokrat NTB: Irjen (Purn) Hadi Gunawan Nakhoda Baru, Status Hukum IJU Resmi Dipulihkan

-Partai-13 Dilihat
banner 468x60

Mataram — Peta kekuatan politik Partai Demokrat di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi memasuki babak baru. Di tengah suasana duka atas wafatnya ulama kharismatik sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu, TGH. Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin (Tuan Guru Bagu), perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) ke-V DPD Partai Demokrat NTB di Mataram, Jumat, berhasil merumuskan arah konsolidasi strategis partai.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, yang memimpin langsung jalannya pembukaan Musda, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya salah satu putra terbaik NTB tersebut.

banner 336x280

“NTB kehilangan salah satu putra terbaiknya, yang dikenal luas sebagai Tuan Guru Bagu,” ungkap Herman Khaeron dalam pidato politisnya di hadapan para kader dan pimpinan cabang.

Dinamika Kepemimpinan: Dari IJU ke Hadi Gunawan

Agenda krusial dalam Musda ke-V ini adalah pemilihan nakhoda baru untuk memimpin DPD Partai Demokrat NTB periode 2026–2031. Melalui proses musyawarah yang berjalan secara aklamasi, sepuluh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat se-NTB bersama seluruh elemen organisasi sayap partai sepakat menunjuk mantan Kapolda NTB, Irjen Pol. (Purn.) Hadi Gunawan, sebagai Ketua DPD Partai Demokrat NTB yang baru.

Penunjukan figur berlatar belakang penegak hukum ini dinilai sebagai langkah strategis Partai Demokrat dalam memperkuat stabilitas internal, memperluas penetrasi elektoral, serta membangun soliditas struktur partai menghadapi kontestasi politik mendatang di wilayah kepulauan Nusa Tenggara Barat.

Ketegasan DPP: Rehabilitasi Politik untuk Indra Jaya Usman (IJU)

Di sisi lain, DPP Partai Demokrat turut memberikan atensi khusus terhadap dinamika kepemimpinan sebelumnya yang dipegang oleh Indra Jaya Usman (IJU). Dalam penjelasannya, Herman Khaeron membeberkan bahwa penunjukan Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD Demokrat NTB sebelumnya terpaksa dilakukan akibat persoalan hukum yang sempat melilit IJU.

Namun, dalam forum resmi Musda tersebut, DPP Partai Demokrat menegaskan bahwa seluruh hambatan hukum yang dihadapi IJU telah selesai dan yang bersangkutan dinyatakan bersih.

“Ini sekaligus deklarasi rehabilitasi untuk Indra Jaya Usman (IJU), mantan Ketua DPD Partai Demokrat NTB, yang tetap tercatat sebagai salah satu kader terbaik partai di NTB,” tegas Herman Khaeron.

Langkah politik ini dipandang sebagai bentuk komitmen moral partai terhadap kader yang telah berdedikasi, sekaligus menjaga keharmonisan dan rekonsiliasi internal pasca-dinamika hukum yang sempat terjadi.

Proyeksi Strategis Partai Demokrat di NTB

Terpilihnya Irjen Pol. (Purn.) Hadi Gunawan diproyeksikan mampu membawa angin segar bagi konsolidasi struktur pemenangan partai. Dengan kombinasi pengalaman manajerial di institusi Polri serta dukungan penuh dari jajaran DPC se-NTB, Demokrat menargetkan penguatan mesin politik yang lebih adaptif terhadap dinamika lokal masyarakat NTB.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *